Hipertensi



Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah di arteri meningkat secara kronis. Di setiap detak jantung, jantung memompa darah melalui arteri ke seluruh tubuh. Tekanan darah adalah kekuatan darah yang mendorong terhadap dinding pembuluh darah. Jika tekanan terlalu tinggi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, dan ini bisa menyebabkan kerusakan organ dan beberapa penyakit seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung, aneurisma, atau gagal ginjal.

Menurut kamus medis Medilexicon, hipertensi berarti "tekanan darah tinggi; Elevasi sementara dan berkelanjutan dari tekanan darah arterial sistemik ke tingkat yang mungkin menyebabkan kerusakan jantung atau konsekuensi merugikan lainnya".

Tingkat normal untuk tekanan darah dibawah 120/80, di mana 120 merupakan pengukuran sistolik (tekanan puncak pada arteri) dan 80 merupakan pengukuran diastolik (tekanan minimum dalam pembuluh darah). Tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut prehipertensi (untuk menunjukkan peningkatan risiko hipertensi), dan tekanan darah 140/90 atau lebih dianggap hipertensi.

Apa yang menyebabkan hipertensi?

Meskipun penyebab pasti dari hipertensi biasanya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang sangat berhubungan dengan kondisi Ini yaitu:

- Merokok
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Diabetes
- Gaya hidup
- Kurangnya aktivitas fisik
- Tingginya kadar asupan garam (sensitivitas natrium)
- Kekurangan konsumsi kalsium, kalium, dan magnesium
- Kekurangan vitamin D
- Tinggi tingkat konsumsi alkohol
- Tekanan
- Penuaan
- Obat-obatan seperti pil KB
- Genetika dan riwayat keluarga hipertensi
- Penyakit ginjal kronis
- Masalah Adrenal dan tiroid atau tumor

Statistik di Amerika Serikat menunjukkan bahwa Amerika dan Afrika memiliki tingkat hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan etnis lainnya.

Apa gejala dari hipertensi?

Tidak ada jaminan bahwa seseorang dengan hipertensi akan menunjukan suatu gejala tertentu. Sekitar 33% orang benar-benar tidak tahu bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi, dan ketidaktahuan ini bisa bertahan selama bertahun-tahun. Untuk alasan ini, disarankan untuk menjalani pemeriksaan tekanan darah periodik bahkan ketika tidak ada gejala yang timbul.

Ekstrimnya, tekanan darah tinggi mungkin menyebabkan beberapa gejala seperti:
- Sakit kepala parah
- Kelelahan
- Pusing
- Mual
- Masalah dengan penglihatan
- Dada sakit
- Masalah pernapasan
- Denyut jantung tidak teratur
- Darah dalam urin

Bagaimana hipertensi diobati?

Tujuan utama dari pengobatan untuk hipertensi adalah menurunkan tekanan darah menjadi kurang dari 140/90 - atau bahkan lebih rendah pada beberapa kelompok seperti penderita diabetes dan orang dengan penyakit ginjal kronis. Mengobati hipertensi penting untuk mengurangi risiko stroke, serangan jantung, dan gagal jantung.

Tekanan darah tinggi dapat diobati secara medis, dengan mengubah faktor gaya hidup, atau kombinasi dari keduanya. Perubahan gaya hidup penting termasuk menurunkan berat badan, berhenti merokok, makan makanan yang sehat, mengurangi asupan natrium, berolahraga secara teratur, dan membatasi konsumsi alkohol.

Pilihan medis untuk mengobati hipertensi meliputi beberapa kelas obat. ACE inhibitor, obat ARB, beta-blocker, diuretik, calcium channel blockers, alpha-blockers, dan vasodilator perifer merupakan obat utama yang digunakan dalam pengobatan. Obat-obat ini dapat digunakan sendiri atau dalam kombinasi, dan beberapa hanya digunakan dalam kombinasi. Selain itu, beberapa obat ini hanya digunakan kepada orang tertentu tergantung pada karakteristik pasien (diabetes, hamil, dll).

Jika tekanan darah berhasil diturunkan, sebaiknya sering melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kambuhnya hipertensi.

Resep obat tradisional untuk darah tinggi:

1. Daun seledri
- Ambillah segenggam daun seledri lalu tumbuk sampai halus
- Kemudian campur dengan air matang dan saringlah pada sebuah kain bersih / saringan halus.
- Usahakan air saringan sampai satu gelas
- Diamkan selama satu jam baru diminum dengan sedikit ampas.
- Minum secara rutin setiap pagi dan sore

2. Buah Mengkudu
- Ambillah 3 buah mengkudu kemudian parut dan peras airnya
- Usahakan airnya sampai satu gelas
- Minum setiap pagi dan sore

Bagaimana hipertensi dapat dicegah?

Hipertensi dapat dicegah dengan menyesuaikan gaya hidup Anda, diet yang tepat dan olahraga merupakan cara kunci. Hal ini penting untuk menjaga berat badan yang sehat, mengurangi konsumsi garam, mengurangi asupan alkohol, dan mengurangi stres.

Untuk mencegah kerusakan pada organ kritis dan kondisi seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah tinggi, penting untuk mengontrol tekanan darah pada tahap dini.