Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Mei 2012

Makanan yang Dapat Meningkatkan Kesuburan


Cobalah diet kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang bisa meningkatkan ovulasi. Jenis makanan yang dikonsumsi mempengaruhi seluruh kondisi tubuh, baik darah, sel maupun hormon. Jika sedang merencakan kehamilan cobalah diet kesuburan yang diperkenalkan oleh Dr. Jorge E. Chavarro dan Dr. Walter Willett dari Harvard School of Public Health. Mereka menulis buku “The Fertility Diet”, yang berisi makanan apa saja yang bisa membuat wanita cepat hamil.

Selama delapan tahun, Chavarro dan Willett melakukan penelitian dengan melihat gaya hidup dan makanan yang dikonsumsi 17.544 wanita yang mencoba untuk hamil. Hasilnya adalah mereka menemukan makanan yang bisa meningkatkan ovulasi, sehingga kesempatan untuk hamil menjadi lebih tinggi. Makanan-makanan tersebut antara lain :

Efek Negatif Merokok Selama Masa Kehamilan


Ketika Anda merokok Anda menghirup racun seperti nikotin, timbal, arsen dan karbon monoksida. Racun ini masuk ke dalam plasenta, yang merupakan jaringan yang menghubungkan Anda ke bayi Anda dan mengirim oksigen dan nutrisi dan mengeliminasi limbah. Racun ini menghambat bayi Anda mendapatkan pasokan dari nutrisi dan oksigen yang cukup yang dia butuhkan untuk tumbuh.

Merokok selama kehamilan dapat menyebabkan berat badan bayi rendah, kelahiran prematur, dan kematian bayi. Merokok selama kehamilan diperkirakan menyumbang 20 sampai 30 persen bayi lahir dengan berat badan rendah, sampai 14 persen kelahiran prematur, dan sekitar 10 persen dari seluruh kematian bayi menurut American Lung Association.

Perokok pasif dapat menimbulkan masalah bagi bayi Anda. Menurut American Lung Association, studi baru telah menunjukkan bahwa jika seorang wanita berada di sekitar perokok pasif selama kehamilan, dapat

5 Posisi Bercinta yang Tepat Agar Cepat Hamil


Meski masih menjadi perdebatan, posisi seks diperkirakan memengaruhi kecepatan sperma menjangkau rahim. Pinggul wanita juga diposisikan sedemikian rupa disinyalir mampu menampung sperma selama mungkin. Perlu diketahui Sejak dilepaskan, sebuah sel telur hanya bertahan selama 24 jam, sementara sel sperma bertahan dalam tubuh wanita 3-5 hari.

Bila ingin segera memiliki momongan, pertimbangkan beberapa posisi berikut, seperti dikutip dari Times Of India.

1. Posisi Misionaris
Pria di atas saat hubungan intim disebut posisi terbaik untuk terjadinya kehamilan. Hal ini karena posisi misionaris memungkinkan penetrasi sedalam mungkin, dan sperma makin dekat dengan leher rahim.

Sabtu, 19 Mei 2012

Asam Lemak Omega-3 Mengurangi Tingkat Depresi Pada Wanita Hamil


Dengan mengkonsumsi asam lemak omega-3 docosahexaenoic acid (DHA) selama kehamilan akan menurunkan risiko untuk mengalami gejala depresi setelah melahirkan (Post partum depresi, PPD), hal tersabut terungkap dari hasil penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan Experimental Biology di Washington mengatakan bahwa wanita-wanita yang mengonsumsi kapsul minyak ikan yang mengandung DHA menunjukkan penurunan berarti dalam jumlah depresi secara konsisten.

Temuan ini menunjukkan bahwa kita perlu memberikan dorongan kepada ibu hamil untuk meningkatkan konsumsi asam lemak omega-3 (DHA) selama kehamilan sesuai dosis yang dianjurkan, terutama selama trimester ketiga kehamilan. Dalam penelitian sebelumnya, dr. Hakim menemukan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi DHA akan menguntungkan anak-anak mereka dalam hal perkembangannya sampai usia 9 bulan.